Senin, 07 Oktober 2013

Mengapa orang Belanda terkenal dengan pelitnya?


Aku punya beberapa pengalaman pribadi tentang kepelitannya orang Belanda, cekidot..

Waktu  aku baru sebulan tinggal di Belanda, ada kenalan yang ajak makan di simonis Scheveningen. Simonis terkenal dengan seafoodnya. Kita berempat masing-masing memesan ‘kibbeling’( ikan kabeljauw yg digoreng pake tepung). Atau boleh dibilang aku ikut-ikutan aja apa yang mereka pesan, secara blom tau apaan tu ‘kibbeling’, makhluk macam apa yg akan muncul hihihihi.Pas pesanan datang, wuuuihhh ini porsi untuk raksasa kali ya. Porsinya super duper gede. Sangking banyaknya sisanya ku bungkus pulang. Nah pas dah selesai makan, kupikir aku ma suamiku di bayarin, kayak di indonesia biasanyakan yang ngajak yang bayar. Pas suaminya kenalan kami berdiri, eeeh bojoku ikut berdiri, mereka sama-sama ke kasir. Tuing..tuing..tuing… tapi saat itu masih kepikiran..ah pasti doi Cuma nemenin suaminya kenalan kami kaleee. Saat mo balik ke rumah (naek mobilnya masing-masing) di mobil doi keluarin bon pembayaran yang tadi. Gedubraaaak…
 
 
 

Pengalaman berikutnya waktu jalan ma mertua. Di Indonesia biasanya klo jalan-jalan ma mertua atau orang tua sendiri, biasanya anaklah yang bayarin.  Ceritanya kita mo ke Pasar malam, abis kantor jemput mertua berangkatlah kita ke Pasar malam di Den Haag. Pas di tempat pembelian tiket…eng ing eng… mertua bayar sendiri. Pas dah masuk aku marain bojoku, najis tralala masa sama orangtua sendiri segitu pelitnya. Bojo nerangin klo itu dah biasa disini, tapi aku ga nerima. Kusuruh ganti duitnya…eh mertua malah beliin bantal guling buatku duit yang kami kembalikan hahahahahha

Nah ini yang paling top markotop, ada teman kantor yang Ulang Tahun. Berhubung masih jomblo dia malas ngerayain di rumah. Di undanglah kita untuk ngerayain di salah satu Restauran cina ‘All you can eat’. Ngerayain ultah di restaurant itu mah biasa yah… yang bikin ngetop tuh, pas ngundang temen kantor bilang ga usah bawa kado, sebagai ganti kado, undangan diharuskan bayar sendiri-sendiri makanan yang  akan mreka makan. hahahahahahahaha waktu denger langsung bumi terasa bergetar, mata berkunang-kunang,  jantung berdetak cepat,… ##$@*

Orang belanda memang terkenal sangat pelit, bahkan disalah satu website belanda sendiri (http://www.let.rug.nl/~redeker/courses/orientatie02/harviainen/Stereotypen_over_Nederlanders.htm), pelit itu berada di posisi kedua dari ciri khas Belanda. Setelah Tanya sana sini termasuk om goggle, ternyata budaya pelit/perhitungan udah tertanam dalam diri orang Belanda sejak zaman dulu. Kita tahu sendiri Belanda sangat pinter berdagang ke seluruh dunia. Salah satunya ke Indonesia lewat VOCnya. Tahu kan rumus ekonomi pengeluaran yang seminim mungkin untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin.

Budaya pelit orang Belanda mengajarkan mereka untuk menghargai berapa sen pun uang yang di dapat. So kita bisa lihat sekarang hasilnya, negara yang begitu kecil dengan hanya mengandalkan sebagian besar pendapatan dari turisme dan pertanian mampu menjadi negara makmur, sehingga orang-orang yang tidak memiliki kerjapun di biayai oleh pemerintah dan menjadi salah satu negara dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar